Biasanya kita melihat para pemain di industri Audio Visual (AV) sibuk dengan jadwal padat—dari merancang sistem, instalasi perangkat, hingga memastikan integrasi berjalan mulus di proyek-proyek besar. Dunia mereka erat dengan kabel, layar, mikrofon, dan server, jarang sekali ada kesempatan untuk benar-benar lepas dari rutinitas kerja.
Namun, Jumat malam, 19 September 2025, suasana berbeda terlihat di Pendekar Goozone Mini Soccer Cibis. Untuk beberapa jam, para profesional AV menanggalkan kemeja kerja dan headset teknis mereka, menggantinya dengan jersey dan sepatu bola. Mereka berkumpul bukan untuk meeting atau demo produk, melainkan untuk saling berhadapan di lapangan hijau dalam acara Mini Soccer Trofeo Exhibition Match.

Ajang ini bukan sekadar pertandingan persahabatan. Ini jadi wadah untuk melepaskan penat, menjalin silaturahmi, sekaligus memperkuat rasa kebersamaan antar perusahaan di industri AV Indonesia. Di luar lapangan mereka bisa jadi kompetitor atau partner kerja, tapi di dalam lapangan semua sama: bermain, tertawa, dan menikmati momen kebersamaan.
Dari Ruang Meeting ke Lapangan Hijau
Acara ini digagas oleh Bayu Pratomo (Suara(A)) dan Redwan (Extron Singapore) dengan tujuan sederhana tapi bermakna: mempererat kebersamaan para pelaku industri AV di Indonesia.

Meski ada piala yang diperebutkan, suasana pertandingan jauh dari kata kompetitif berlebihan. Semua serba seru-seruan, penuh tawa, dan jadi ajang ngobrol santai antar-profesional AV di luar setting pekerjaan yang biasanya serius.
Peserta dan Tim
Ajang persahabatan ini mempertemukan tiga kubu:
- PT Rapvision Digital Media
- PT Global Visi Multimedia (GVM)
- AV Indonesia (gabungan pemain dari PT Vega Technology Indonesia, Extron, Suara(A), PT Hikari Indo Sarana, dan PT MMT)
Mereka bertanding dalam format trofeo—mini turnamen di mana semua tim saling bertemu.
Hasil Pertandingan
Setelah beberapa laga seru yang penuh aksi, hasil akhirnya adalah:

🥇 Juara 1: PT Global Visi Multimedia (GVM)

🥈 Juara 2: PT Rapvision Digital Media

🥉 Juara 3: AV Indonesia

Meski begitu, yang jadi sorotan bukanlah siapa yang juara, melainkan bagaimana lapangan jadi tempat berbagi cerita, memperkuat jaringan, dan menumbuhkan rasa kebersamaan di antara para pelaku industri AV.
Lebih dari Sekadar Pertandingan
“Intinya bukan soal menang atau kalah, tapi soal kebersamaan,” ujar salah satu peserta usai laga. Dan memang, hal itu langsung terasa di sepanjang pertandingan. Walaupun ada piala yang diperebutkan, suasana malam itu lebih mirip reuni besar industri AV ketimbang kompetisi serius. Semua orang tertawa, saling memberi semangat, bahkan sesekali meledek lawan main dengan canda.
Piala yang berhasil diraih tim-tim pemenang hanyalah simbol. Hadiah yang sesungguhnya adalah momen kebersamaan, rasa akrab yang tumbuh, dan kesempatan untuk melihat kolega—yang biasanya ditemui dalam setting formal rapat atau proyek—berlari, menendang bola, bahkan jatuh bangun di lapangan.
Acara ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa industri AV di Indonesia bukan hanya soal teknologi, produk canggih, atau proyek prestisius. Ada sisi humanis yang penting: komunitas. Dari sini lahir jejaring yang lebih kuat, relasi kerja yang lebih cair, dan rasa solidaritas yang sulit didapat hanya lewat meeting atau presentasi bisnis.
Dan siapa tahu? Tradisi fun match seperti ini bisa berkembang jadi agenda rutin di kalender industri AV Indonesia. Bayangkan, setiap tahun ada momen di mana para pemain AV turun ke lapangan hijau, bukan hanya untuk bersaing di tender atau proyek, tapi juga untuk saling mendukung, memperkuat persahabatan, dan menjaga ekosistem industri tetap sehat.


Tinggalkan komentar